26.10.16

Solo Trip 3 Negara (Part 3: Singapura) - VISIT FREE PLACES! YEAAY


LOL!
Setelah sampai di Golden Mile Complex dengan menggunakan bis Srimaju, saya masih ngarepin peta offline di hp saya untuk menuju guest house. Dari Golden Mile ke guest house kira-kira 2,5 km, menurut orang mungkin jauh, tapi karena saya adventurous (baca: kere dan hemat), plus saat itu juga baru jam 3 pagi, maka saya memberanikan diri jalan kaki saja, sembari menunggu pagi..

Dari Golden Mile ke Bunc Hostel
Menurut tour guide saya dulu pas ikut free tour dari Changi Airport sama mama, Singapura termasuk mempunyai crime rate yang cukup rendah, jadi cukup aman untuk ngelayap hari begini. Hehehe.. 

Apa yang saya sukai dari solo trip? 

Merenung dan menikmati kesendirian... 



Antara suka tidak suka, ya kesendiriannya... di satu sisi, pergi dengan teman pastilah seru, tapi salah satu kesukaan saya saat solo trip adalah, saya bebas merenung sekaligus bersenang-senang dalam waktu yang bersamaan. Hehehe... 

Dalam perjalanan jalan kaki subuh-subuh dari Golden Mile Complex, saya sempat istirahat di pinggiran sungai, bentuknya mirip sama pinggiran sungai rasuna epicentrum hehehe, disitu saya sempat menangis, not because i'm alone, tapi lebih karena merenung semua kejadian buruk yang menimpa saya akhir-akhir ini, i'm reflecting too... melihat dimana salah saya, dimana saya harus memperbaiki keadaan, dimana saya harus kuat lagi... Untuk sementara, saya merasa dengan solo trip, saya diwajibkan untuk kuat, diwajibkan untuk mandiri.. dan seperti dalam kehidupan sehari-hari, diwajibkan untuk tetap bahagia walau dalam keadaan sulit!

Iye kan kaya epicentrum? hahahaha
Jam 3 pagi dan masih ada kegiatan :)

Kranji!!!! ahahhahaa 

Saya sempat berkabar dengan teman saya, si Henki, mengabari kalau sendal saya hilang di depan pintu kamar, dia membalas dengan tertawa terbahak-bahak... saya langsung nangis, karena saya menyadari bahwa kita harus menertawakan kehidupan juga agar tidak terlalu stress.

Lanjut perjalanan menuju guest house... Saya memilih Bunc@Little India, karena salah satu hostel yang murah dan tempatnya sangat minimalis serta stylish. Namun inilah yang cukup saya benci dari Singapura, harga hostel disini bisa buat bayar hotel bintang 2-3 di Malaysia. hahaha... yasudah lah, nasib. 

Sampai di Bunc sekitar jam 6 pagi, saya belum bisa check in karena jadwal check-in itu jam 11-1 siang. Resepsionis di Bunc menawarkan saya untuk tetap beristirahat di lounge dan sudah bisa mengambil roti jika lapar, mau mandi juga boleh. Hehehe... Alhamdulillah


Bunc Lounge

Ruang makan @Bunc

Setelah beristirahat, sekitar jam 10 pagi saya sudah diperbolehkan ke kamar saya, saya kebagian mixed bedroom, lumayan bagus kok dan kasurnya empuk.. Cuma terlalu remang-remang saja lampunya, dan Acnya terlalu dingin. Hahhaa

Sekitar jam 11, saya mulai jalan, saya juga bingung mau kemana... tapi saya punya misi di Singapura, VISIT FREE PLACES! iyaa, saya mau coba mendatangi tempat-tempat bagus TAPI GRATIS di Singapura hehehehe... karena saya sudah punya EZ card dari kakak saya yang pernah kerja disinih ya tinggal isi aja deh.. :D berbekal lonely planet, saya jalan-jalan ke National Museum of Singapore saja pertama kali.. lumayan lah keren juga, apalagi PLAY nya cukup bagus untuk anak-anak..

National Museum of Singapore (1)

National Museum of Singapore (2)

National Museum of Singapore (3)

National Museum of Singapore (4)

Setelah dari museum, saya jalan kaki ke Stamford Garden, isinya Cuma kuburan sih tapi oke banget viewnya, buat piknik juga oke HAHAHHAAAA..abis itu naik bus, turun di Singapore Art Museum (SAM), yaaa.. museum lagi, hehehe... saya tidak begitu suka museum, tapi karena senggang, ya still entertained lhaaa...but kalian akan terkejut karena museum di Singapura itu terawat dan baguuuuus banget...gak kayak. . . . ..  . . XD

ini Stamford Green yah..kalo Stamford Bridge gua gamau dateng! hahahaha

Stamford green areas

Christian old cemetery

when you think this is a stairs, you wrong. ini kuburan T_T

Eksterior SAM

Setelah selesai di SAM, saya naik bus ke Esplanade, itu lho, gedung yang kayak duren, tapi silver. HAHAHAHA... Di esplanade, saya Cuma foto-foto cantik dan mengelap keringat, soalnya hari itu super CERAHHHH... langitnya aja warnanya keren hohoho...

yep, i was fat that time. :)))

a usual visit place for tourist, da merlionnnggggg

Marina bay sands view

Dari tingkat paling atas esplanade, cukup kelihatan semua Merlion, Marina Bay Sands, dll.. cukup bagus lah viewnya.. setelah turun, saya jalan-jalan dan jajan-jajan aja di Merlion Park.. lumayan terjangkau (walaupun tetep aja mahal dibanding Malaysia) #bekpekereIsLayyyfff

Setelah jajan-jajan cantik dan menyegarkan diri dengan minuman dingin, saya iseng saja jalan kaki ke arah Gardens by The Bay via Helix bridge & Marina Bay Sands. itung-itung diet lah saat ituh eahahahaha...

Singapore Flyer from across the sea
The Marina Bay Sands from Gardens By The Bay
 
Gardens By The Bay 2

Gardens By The Bay 3

Gardens By The Bay 4

numpang nampang gegara pas lagi selfie dikasianin opa-opa, dia yang nawarin gua buat motoin gua XD.

Gardens By The Bay view dari ketinggian <3

Gardens By The Bay sebenernya ga sepenuhnya gratis sih, cuma di bagian SupertreeGroove ini aja, tapi so far saya sih cukup puas walau ga sampai masuk flower dome karena tempat ini besaaar banget dan indah... next time mungkin. hehehehe....

Setelah dari Supertree, saya jalan kaki menuju terowongan bawah tanah untuk masuk ke mall nya marina bay sands. Lumayan lah buat ngadem hahahaha dan ada wifi gratis, tinggal nongkrong di depan pintu masuk kasino ada wifi gratisssss hahahahhaa

Lumayan kan ngadem sambil bisa foto-foto mobil F1 XD
Keesokan harinya, saya menuju arah Chinatown agak sore karena kelelahan sejak dari KL, saya beristirahat di hostel. Saat itu mendekati Chinese New Year, suasanya meriah sekalii...dan yang saya suka dari Chinatown adalah, makanan dan barang jualan yang murah, dan di Chinatown pun ada masjid dan kuil hindu, dan mereka sangat harmonis~~ love ittt..that's the world should beee

lovely evening at Chinatown

Chinatown market

Setelah belanja dan makan di Chinatown, saya kembali ke arah Marina Bay, karena mau foto Helix Bridge saat malam hari. Cakeeeeps!! hahahaha.. oh iya, saat saya di Marina Bay, saya sempat melihat sepasang kakek-nenek sedang menghabiskan malam disana beristirahat sambil gelap-gelapan... untuk berbincang sambil ngemil dan si kakek membaca buku dengan dibantu lampu kecil yang ada di jembatan! lucu banget sama pasangan ini.. they are adorable <3

aren't they are the relationship goals? grow old together :)

the Helix Bridge~~
Malam masih panjang, setelah dari Helix bridge, saya naik bus ke orchard road, untuk cuci mata saja sih, ga ada niat mau belanja. hahhahahaa nanti pas pulang ke mangga dua aja kalo mau jajan. LOL. Setelah dari orchard road, saya pulang, merencanakan ke tempat gratisan mana lagi yang akan saya datangi? hahahhahahaha.

woof woof,



Summary of the visited places in this post:

  • National Museum of Singapore
  • Singapore Art Museum
  • Fort Canning
  • Stamford Bridge
  • Esplanade Theater
  • Singapore Merlion
  • Helix Bridge
  • Marina Bay 
  • Gardens By The Bay
  • Chinatown
  • Orchard road

Money spent??? cuma buat makan, ongkos MRT sama bis doang pokoknya deh! :)

13.7.16

Cara Bermain Pokémon Go dengan Aman

Hai all, udah lama banget gak update blog, maklum aja, laptop saya lagi rusak nih, sedangkan suka ga enak kalo update dari laptop kantor (mana kerjaan lagi banyak) hehe.. mianhaeee yang sering wara-wiri di post BPJS TK, saya jadi gak fast respon. huhuhu...

Let's get to the point deh, jadi gini, mau nyombong cerita dikit tentang background saya dan hubungannya dengan pengalaman saya main PokeGO hingga dibuatnya tulisan ini.

Saya kuliah dengan jurusan Kriminologi di Universitas Negeri Depok (baca: UI hahahaha), dan saya juga salah satu certified Crime Prevention Specialist (spesialis pencegah kejahatan bersertifikat -bacanya ga ens banget yhaa.. hehehe). Saat ini saya bekerja di industri jasa konsultan pengamanan dan manajemen resiko, yang kerjaannya adalah nyari kesalahan orang -eeh. hahaha, nyari kelemahan sistem pengamanan dan gimana cara memperbaikinya.

Seharusnya, dengan kerjaan dan pengalaman seperti diatas, saya menjadi orang yang lebih tau cara mengamankan diri, daripada orang kebanyakan. Iya dong? hahaha, ternyata engga juga tuh, memang sih, saya takut beli obat di warung ketika saya menangani kasus obat-obatan palsu, saya jadi takut minum sembarangan gara-gara kasus minol palsu.

Tapi pokemon?? apa yang harus ditakutin? 

Wow, ternyata banyak lho..

Jadi gini ceritanya, H+2 setelah lebaran, saya baru menginstall PokeGo di hp saya, maklum karena baru main, noraknya keluar semua, main disembarang tempat. Saat siang hari, dari rumah (kranji, bekasi) ke mall GrandMet di kalimalang, saya diantar oleh teman saya, Uta, dan berkesempatan menangkap banyak pokemon dengan melewati jalur kampung hingga Bumi Satria Kencana.

Malam harinya, saya yang sudah bersiap mau tidur, diajak oleh Uta untuk berburu Pokemon di komplek rumah saya, walaupun sudah jam 12 malam, saya tetap semangat tuh untuk cari Pokemon agar cepat-cepat naik ke level 5. sudah berkeliling komplek dan hanya mendapatkan sedikit pokemon, akhirnya saya minta diantar ke PokeStop di luar komplek rumah saya, PokeStop tersebut berada di musholla pinggir jalan.

Saat itu keadaan cukup ramai, karena di depan Musholla ada tukang sate yang sedang melayani pembeli. Saya berhenti di samping tukang sate untuk check-in PokeStop, namun karena kebodohan saya, saya menjadi korban penjambretan, untungnya, si jambret hanya berhasil mendapatkan powerbank saya. Sedangkan hape saya jatuh ke aspal, untungnya tidak apa-apa. Saya tidak sempat melihat ataupun niat mengejar karena saya shock sekali.

Sepulangnya dari PokeStop tersebut, saya berusaha terlihat "normal", karena kalau kakak saya tau, dia pasti ngomel-ngomel. hehe. Namun, sejak saat itu, saya tidak bisa tidur, bukan karena takut, tapi karena malu dengan kebodohan saya sendiri.. saya selalu berpikir "padahal saya bisa saja mencatat plat nomer motor itu, harusnya hape saya ada di kiri, harusnya saya bisa bla bla bla"..

Oleh karena ituuuu... saya mencoba mengeluarkan beberapa ilmu yang saya punya dan juga untuk belajar dari pengalaman saya...

Tips aman bermain PokemonGo oleh karinyoo:

1. Jangan berkendara sambil bermain PokemonGo. PokemonGo hanya dapat mendeteksi kecepatan maksimal 10km/jam. Jadi kalian para trainers, jangan ngoyo untuk "siaga" melihat handphone terus menerus sambil berkendara, fokus anda akan berkurang ke jalan.

Sumber: 9gag (walaupun itu gambar lagi driving tapi squirtlenya di rumput...)
2. Jika kamu naik motor atau mobil dan tetep ingin mencari pokemon, silahkan buka aplikasi gamenya setelah itu kantongi saja hapenya hingga bergetar (notifikasi jika ada pokemon yang muncul), kamu yang tahu sendiri apakah saat pokemon tersebut muncul, apkah kamu dalam keadaan aman untuk berhenti? Menepilah ditempat yang aman,

3. Jika kamu sedang berjalan atau menepi, baiknya arahkan handphone kamu di arah yang berlawanan dengan kendaraan bermotor (yang berpotensi jambret), jika kamu sedang berjalan di kiri jalan, ada baiknya handphone kamu juga berada di kiri badan, untuk menghindari jambret.

4. Pakailah aksesori tambahan untuk handphone. Untuk menyulitkan penjambret beroperasi, kita harus menambahkan trik atau strategi, ini disebut dengan Target Hardening for potential offenders. jadi jika kita mengalungkan handphone, tentunya hal tersebut akan menyulitkan jambret untuk mengambil handphone kita. Trik saya, saya menancapkan headphone saya dan saya ikat di leher saya (safety tools yang minim budget. hehehe), bisa juga dengan menancapkan powerbank ke handphone kita.

5. Gym or Poke stop is a potential object for target operation. Karena Gym dan Poke stop adalah salah satu tempat dimana para pokemon trainers berkumpul, maka tempat tersebut adalah tempat yang vulnerable atau rentan menjadi target pencurian (apapun), hingga penodongan handphone. Jika kamu menemukan Gym atau PokeStop ditempat yang agar sunyi atau sepi, seperti di kuburan atau tempat gelap, hindari lah.. lebih baik kamu tidak menguasai Gym tersebut dibanding handphonemu hilang kan?

6. Hindari berburu pokemon sendirian pada malam hari. Yang gelap-gelap kalau di kamar mah enak, lah kalau di jalan raya, gelap pula? hehehe. Berburu pokemon dengan berkelompok akan menurunkan kemungkinan kita menjadi korban kejahatan.

7. Keep your awareness high, tingkat kewaspadaan berpengaruh dengan spontanitas/reaksi kita terhadap sesuatu. Jika kamu hanya fokus pada handphone saja dan tidak memperhatikan lingkungan sekitar kamu, saat terjadi sesuatu, kamu akan telat meresponnya, dan bisa jadi sudah terlambat. Bisa saja ada jalan yang bolong, motor/mobil ngebut, dll. Kejadian pada saya kemarin, saat disimpangan dekat dari kost-an, ada mobil yang akan belok ke arah saya, sedangkan mata saya masih tertuju ke handphone, walaupun saya sebenarnya "engeh" kalau ada yang akan belok, jadi reaksi saya cukup lambat, dan alhasil saya malah nabrak pot kaktus (iya KAKTUS...YANG ADA DURINYAA) alih alih mau menepi.

8. Matikan Augmented Reality (AR) pada tempat-tempat publik dan di tempat yang terbatas (restricted area), apalagi kalau kamu sedang berburu sendiri. Jangan sampai kamu muter-muterin handphone kamu hingga dicurigai oleh petugas keamanan sekitar sebagai kriminal... apalagi kalau sampai ditampar ibu-ibu karena AR kamu belom dimatikan dan pokemonnya ada di bagian dada si ibu. HEHEHEHEHE... bisa-bisa disangka pervert di commuter line brooo...

UPDATE

9. Untuk kalian yang commuting menggunakan angkutan umum, seperti TransJakarta, Bus, Angkot, KRL, jangan lupa mematuhi peraturan yang ada di halte yaa, misalnya di TransJakarta, jangan terlalu dekat dengan pintu tempat berhenti bus, kalau di Stasiun, tetap berdiri di belakang garis kuning, agar kalian tetap aman... begitu juga di bus, kita harus waspada pada tempat naik-turun dan keadaan sekitar halte. :)

Segitu aja dulu deh, kalau ada saran-saran tambahan nanti saya akan diupdate disini..

So, kamu masuk dalam team apa? saya sih team Rocket. hahaha... gak deng, team Valor (merah)

Fun can be safe! (kebalikannya jargon itu..tuuuh) hahahaha


XOXO,


Popular Posts

Blogroll

Search This Blog

About Me

My Photo
Cilandak, DKI Jakarta, Indonesia
♡ petite fille ♡ traveling noob ♡ love cheap things ♡ for inquiries and (or) exchange link, email me at: karin.karinyoo[at]gmail.com
@karinyoo 2012-2015. Powered by Blogger.

To get the latest update of me and my works

>> <<